Search for collections on University of Merdeka Malang Repository

Good Governance : Reposisi Administrasi Publik, Lensa Kapital Sosial

Sukardi, sukardi ORCID: https://orcid.org/0000-0001-9773-1093 (2014) Good Governance : Reposisi Administrasi Publik, Lensa Kapital Sosial. PUBLISIA (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 18 (1). pp. 21-43. ISSN 2541-2515 Online ISSN : 2541-2035

[thumbnail of good governance kardi.pdf]
Preview
Text
good governance kardi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Peer Review.pdf]
Preview
Text
Peer Review.pdf

Download (5MB) | Preview
[thumbnail of Hasil cek plagiasi.pdf]
Preview
Text
Hasil cek plagiasi.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Demokratisasi yang berlangsung luas diberbagai negara dunia setelah berakhirnya perang
dunia I, melahirkan negara-negara rejim demokratis. Seiring dengan itu tuntutan untuk
menyusutkan peran negara dalam kehidupan berbangsa semakin meluas. Peran administrasi
publik dalam konteks demikian secara imperatif mereposisikan dirinya sebagai governance,
yang semula menjadi instrumen negara menjadi instrumen publik dalam konteks yang luas.
Administrasi publik menjadi sarana utama untuk meningkatkan tercapainya tujuan publik
utamanya dalam mengalokasikan resorsis publik sehingga terhindar dari distorsi, manipulasi.
Sekalipun demikian, governance, sebagai sebuah pendekatan dalam administrasi publik juga
mulai memasuki ekologi sosial baru yang sarat dengan sistem nilai misalnya budaya, politik,
informasi, komunikasi. Nilai-nilai formal yang direproduksi secara hirarkis dan rasional
memang turut membangun watak reposisi ini. Tetapi aspek yang lebih penting dan strategis
menentukan karakter administrasi publik adalah justru terletak pada idiom-idiom dan kuadran
nilai spontan dan arasional yang menjadi modal sosial sebuah masyarakat. Karena itu peran
kapital sosial dalam proses reposisi administrasi publik menjadi sangat penting dan lebih
substantif. Apalagi citra governance sebenarnya banyak mengandalkan energi sosial yang
dibangun secara otonom, kolboratif dan genuinely dari masyarakat. Dalam konteks inilah
pejabat publik juga perlu melakukan deformasi watak dan etikanya menuju apa yang disebut
dalam paper ini sebagai "spiritual wisdom ethics". Bagaimana interaksi antara kapital sosial
dan governance itu terjadi, bagaimana kapital sosial dibangun, apa peran governance dalam
proses ini, dan bagaimana wacana ini akan menempati setingnya dimasa depan . Persoalanpersoalan
inilah yang dianalisis dalam paper pendek ini.

Item Type: Article
Additional Information: Sukardi NIDN: 0714016502
Uncontrolled Keywords: Good Governance, Kapital Sosial, Etika Birokrasi
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JC Political theory
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Administrasi Publik
Depositing User: Rita Juliani
Date Deposited: 03 Mar 2022 13:58
Last Modified: 03 Mar 2022 13:58
URI: https://eprints.unmer.ac.id/id/eprint/2726

Actions (login required)

View Item View Item