%0 Conference Paper %A Setiyaningsih, Lian Agustina %A Fahmi, Muhammad Hanif %A Jatmikowati, Sri Hartini %B Seminar Nasional Pendidikan IPS dan Call For Paper 2019 " Generasi Digital dan Kebudayaan: Inovasi Budaya Berbasis Nilai-nilai Luhur Nusantara" %C FIS Universitas Negeri Malang %D 2019 %F pub:789 %K budaya digital, literasi media baru, generasi milenial %P 80-89 %T Budaya Digital dan Literasi New Media Generasi Milenial %U https://eprints.unmer.ac.id/id/eprint/789/ %X Teknologi komunikasi membawa perubahannya sendiri dalam membentuk budaya baru. Sehingga terbentuklah konsep teknologi dan informasi masyarakat. Dalam konsep baudrilard, suatu budaya baru terbentuk karena aspek bahasa. Namun, saat ini budaya baru muncul karena arus besar dalam penggunaan media digital baru. Orangorang muda yang sering disebut generasi milenial adalah pengguna aktif dan masif dari media sosial yang merupakan produk media baru. Transformasi kognitif, afektif dan psikomotor telah terkandung melalui penggunaan media baru secara masif. Termasuk pergeseran literasi media oleh generasi milenial. Dari fenomena ini, budaya baru secara otomatis terbentuk yaitu budaya digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Dari hasil studi literatur yang ada bahwa penciptaan budaya digital tidak harus diikuti oleh pengungkapan informasi dan literasi media di milenium. Budaya digital bawaan berasal dari intensitas tinggi penggunaan media baru baik media sosial maupun media digital lainnya. Tantangan yang dihadapi oleh generasi milenial dalam menerapkan literasi media adalah memahami konten secara kritis, terutama dalam memahami konten. Dalam budaya literasi ada praktik memusatkan kegiatan yang berbasis internet dan menggunakan media digital. Budaya konvensional kaum muda secara bertahap bergeser ke arah budaya yang lebih praktis dan modern. Budaya digital adalah budaya teks berkelanjutan, seperti: komodifikasi, konsumerisme, gaya hidup, keberadaan di media sosial, tindakan instan. Sub-budaya budaya digital: teknokratis (tekno-meritokratis), peretas, komunitas virtual dan wirausaha. Keempat sub-budaya memiliki korelasi dengan literasi media. Kegagalan melek huruf oleh generasi milenium membawa kejutan budaya. %Z Lian Agustina Setiyaningsih NIDN: 0710088505